Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg) merayakan kegiatan Hari Ulang Tahun Persandian ke 71 yang dilaksanakan di Kantor Lemsaneg pada hari Selasa 4/4/2017. Perayaan kali ini dilaksanakan secara sederhana dengan melakukan upacara yang dihadiri tamu undangan, pejabat struktural, pejabat fungsional, dan pejabat fungsional umum Lemsaneg.

Tema perayaan HUT Persandian ke 71 yaitu “Dengan Semangat HUT KE-71 Persandian RI, Kita Mantapkan Kemandirian dan Profesionalisme Layanan Persandian.” Lemsaneg berkomitmen memberikan layanan persandian kepada pemerintah dan masyarakat melalui bidang layanan yang dimiliki Lemsaneg.

Sejak tahun 1946 Lemsaneg telah memberikan layanan persandian berupa layanan pengamanan informasi kepada pemerintah. Persandian dilaksanakan dengan mengenkripsi dokumen yang dikirimkan melalui kurir untuk menjaga kemerdekaan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Berjalannya waktu, seiring pula bertambahnya teknologi untuk transmisi informasi melalui saluran kawat yang kemudia melalui jalur data.

Layanan persandian di masa kini tidak hanya melakukan enkripsi terhadap dokumen rahasia yang ditransmisikan melalui jalur komunikasi namun mengamankan pula keutuhan,  ketersediaan, dan nirsangkal informasi. Keutuhan informasi sangat penting dijaga agar tidak ada perubahan dari pemilik informasi kepada penerima informasi. Ketersediaan informasi harus tetap terjaga agar informasi tersebut dapat diakses oleh yang berkepentingan. Nirsangkal informasi berupa bentuk pembuktian bahwa informasi tersebut memang benar dibuat oleh pembuat informasi.

Persandian saat ini juga berkembang sesuai dengan tingkat kemajuan teknologi informasi. Perkembangan teknologi tersebut berpengaruh kepada layanan persandian dalam hal siber untuk mendukung keamanan informasi. Dengan membangun dan menumbuhkan kesadaran keamanan informasi untuk menekan meluasnya kejahatan di ruang siber, serta menciptakan ketertiban, ketahanan dan keamanan bermasyarakat, hal ini menunjukkan bahwa persandian telah berpartisipasi aktif mewujudkan cita pertama dari nawacita pemerintah.

Pada kesempatan upacara kali ini Kepala Lemsaneg Mayjen TNI (Purn) Dr. Djoko Setiadi, menyampaikan “bahwa eksistensi dan capaian kinerja persandian hanya dapat diukur melalui 2 (dua) paramater, yang akan menjadi kriteria utama penilaian dan ukuran kinerja persandian”.

Selanjutnya beliau menyampaikan bahwa parameter ukuran kinerja tersebut terdiri dari yang pertama adalah kualitas layanan persandian yang harus berorientasi pada kebutuhan dan kepuasan pengguna. Yang kedua adalah terbangunnya need and trust atau dengan pengertian lain bahwa keberadaan lembaga sandi negara dan seluruh komunitas persandian karena dibutuhkan dan dipercaya oleh para pengguna persandian.

Melalui kesempatan kali ini kepala Lemsaneg berharap kepada seluruh komunitas persandian yaitu agar selalu meningkatkan kompetensi, pengetahuan, dan etika dalam melaksanakan tugas, serta mampu memposisikan diri sebagai agen perubahan untuk menciptakan kesadaran keamanan informasi sebagai budaya kerja di lingkungannya bertugas.

Dirgahayu Persandian Republik Indonesia Ke-71

Posted in Pojok Lemsaneg, Press Release, Topik Utama