|
Humajas-News
Jakarta, 3 Juli 2012
Sesuai dengan tugas pokok dan fungsi dalam pengamanan informasi, Kepala Lembaga Sandi Negara (Lemsaneg), Mayjen TNI DR. Djoko Setiadi, M.Si. didampingi oleh Deputi Bidang Pengamanan Persandian dan Deputi Bidang Pengkajian Persandian telah hadir dan berpartisipasi dalam Diskusi Nasional Menuju Pemilu Elektronik di Indonesia yang diselenggarakan oleh Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT) untuk mengetehui sejauh mana perkembangan wacana pelaksanaan pemilu dengan teknologi e-voting.
Acara yang telah ketiga kalinya digelar ini dilaksanakan di Auditorium BPPT, Selasa 3 Pebruari 2012. Diskusi yang mengusung tema "Peluang dan Tantangan Penerapan Pemilu di Indonesia" ini bertujuan sebagai media pertukaran informasi bagi pengambil kebijakan, masyarakat maupun pelaku industri terkait teknologi pemilihan umum serta meningkatkan inovasi produk nasional.
Acara dibuka dengan sambutan Kepala BPPT, DR. Ir. Marzan A. Iskandar. Dalam sambutannya beliau menyampaikan bahwa pelaksanaan pemilihan umum secara elektronik (e-voting) diharapkan mampu mengatasi permasalahan dalam penyelenggaraan pemilu yang selama ini terjadi. Penerapan Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) dalam pemilu menjanjikan pemilu yang transparan, akuntabel, cepat dan efisien. Di beberapa negara maju dan berkembang di berbagai belahan dunia pun e-voting telah banyak digunakan karena selain proses pemberian suaranya mudah dilakukan dan dapat mengakomodir penyandang disabilitas, proses penghitungan hasilnya pun lebih cepat, tepat dan akurat. Untuk itu Kepala BPPT sangat berharap adanya dukungan dari pihak-pihak terkait untuk dapat segera mengimplementasikan e-voting.
Diskusi ini menghadirkan pembicara kunci diantaranya Ketua KPU Pusat, H Husni Kamil Manik SP.; Ketua Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Dr. Muhammad S.IP.,M.Si.; Wakil Ketua Mahkamah Konstitusi, Prof. DR. H. Achmad Sodiki, S.H. dan Ketua Komisi II DPR RI, Drs. Agun Gunandjar Sudarsa, Bc.IP.,M.Si.
Diskusi yang diharapkan memunculkan gagasan-gagasan inovatif dalam upaya menuju pemilu e-voting ini, menyajikan tiga pokok bahasan yang terbagi menjadi 3 (tiga) sesi. Sesi pertama mengupas tentang Kebijakan dan Kesiapan Daerah dalam Penerapan Pemilu Elektronik, Sesi kedua tentang Kesiapan dan Partisipasi Industri Nasional dalam Menyongsong Penerapan Pemilu Elektronik di Indonesia dan Sesi Ketiga Membahas Tentang Teknologi dan Industri Pemilu Elektronik Internasional. Pada Kesempatan ini BPPT juga meluncurkan Prototipe Mesin e-voting embedded. (abd)
|