Program E-Governance yang sedang digalakkan oleh Pemerintah, mendorong semua instansi pemerintah pusat maupun daerah untuk berlomba-lomba membangun sistem informasi berbasis web dan mobile. ​Biaya yang dikeluarkan pun tidak sedikit, tergantung pada kompleksitas sistem informasi yang hendak dibangun.​​​​​ Biasanya, instansi pemerintah melibatkan pihak ketika untuk membangun sistem informasi yang diinginkan. Setelah sistem informasi selesai dibuat, instansi pemerintah sebagai user harus melakukan pengujian terhadap sistem informasi. Apa saja yang diuji?

1. User Acceptence Test (UAT) adalah uji fungsi semua fitur yang ada pada sistem informasi. UAT diuji berdasarkan requirements ​yang diajukan kepada pembuat aplikasi. Jika masih ada requirements yang belum terpenuhi, maka pembuat aplikasi harus melakukan perbaikan. Semua instansi pemerintah biasanya diwajibkan melakukan UAT karena merupakan bagian dari prosedur kontrak kerja.

2. Performance Test adalah pengujian terhadap kemampuan sistem informasi meski dalam keadaan terberat sekalipun. caranya, sistem informasi di uji dengan melakukan flooding sebanyak mungkin untuk melihat sejauh mana sistem informasi mampu bertahan. Jika sistem informasi mengalami penurunan kinerja atau bahkan down, ​maka sistem informasi tersebut masih perlu dilakukan perbaikan. performance test ini penting untuk menjamin sisi availability data atau informasi.​ Oleh karena itu, untuk instansi pemerintah yang besar dan strategis, performance test ini sangat penting dilakukan untuk menjaga ​layanan tetap berjalan meski di saat sibuk sekalipun​​​.

3. Security Test ​merupakan pengujian terhadap keamanan sistem informasi dalam bentuk vulnerability assessment atau penetration testing ​yang dilakukan oleh pihak lain diluar user maupun pembuat aplikasi. Pengujian ini bertujuan untuk melindungi sistem informasi dari serangan hacker. ​melalui pengujian ini user dapat mengetahui celah kerawanan apa saja yang masih terdapat pada sistem informasi untuk diperbaiki. security test ​tidak cukup hanya dilakukan 1 (satu) kali saja, tapi sebaiknya dilakukan secara rutin untuk menjaga keamanan sistem informasi seiring dengan perkembangan jenis dan macam serangan, bisa melalui hacker, virus, malware, trojan, dll.

Ketiga pengujian ​di atas dapat dilakukan oleh siapa saja, baik pemerintah, swasta, organisasi, maupun masyarakat. Setelah melewati ketiga test, diharapkan sistem informasi yang dibangun pemerintah maupun masyarakat dapat berjalan dengan baik dan aman.​​​

 

(MUL)

Posted in Informasi, Topik Utama