Jakarta, 30 Oktober 2017

Pegawai Lembaga Sandi Negara  menggelar upacara peringatan Hari Sumpah Pemuda. Upacara bertempat di Lapangan kantor Lemsaneg, Senin(30/10/2017). Sekretaris Utama Lemsaneg, Syahrul Mubarak sebagai pembina upacara membacakan amanat Menteri Pemuda dan Olahraga, dalam pidatonya syahrul menyampaikan bahwa Kita patut bersyukur atas sumbangsih para pemuda Indonesia yang sudah melahirkan Sumpah Pemuda. Sudah seharusnya kita meneladani langkah-langkah dan keberanian mereka hingga mampu menorehkan sejarah emas untuk bangsanya.

Selanjutnya Sekretaris Utama menyampaikan pesan yang pernah disampaikan oleh Bung Karno, Presiden Republik Indonesia yang pertama, Bung Karno pernah menyampaikan “jangan mewarisi abu Sumpah Pemuda, tapi warisilah api Sumpah Pemuda. Kalau sekedar mewarisi abu, saudara saudara akan puas dengan Indonesia yang sekarang sudah satu bahasa, satu bangsa dan satu tanah air. Tapi ini bukan tujuan akhir.”

Pesan yang disampaikan oleh Bung Karno ini sangat mendalam khususnya bagi generasi muda Indonesia. Api sumpah pemuda harus kita ambil dan terus kita nyalakan. Kita harus berani melawan segala bentuk upaya yang ingin memecah belah persatuan dan kesatuan bangsa. Kita juga harus berani melawan ego kesukuan, keagamaan dan kedaerahan kita. Ego ini yang kadang kala mengemuka dan menggerus persaudaraan kita sesama anak bangsa. Kita harus berani mengatakan bahwa Persatuan Indonesia adalah segala-galanya, jauh di atas persatuan keagamaan, kesukuan, kedaerahan apalagi golongan. Setelah pembacaan pidato selanjutnya upacara diakhiri dengan pembacaan do’a. (Fad)

Posted in Berita, Informasi, Pojok Lemsaneg, Press Release, Topik Utama